erunggu adalah grup musik rock alternatif asal Jakarta yang terbentuk pada tahun 2019. Trio yang beranggotakan Maul Ibrahim (vokal/gitar), Adam Adenan (bass/keyboard), dan Ildo Hasman (drum) ini sering dijuluki sebagai “band rock pulang kantor” karena para personelnya tetap menjalani karier profesional di luar musik.

Berikut adalah ulasan singkat mengenai karakter dan karya mereka:
Karakteristik Musik dan Lirik
- Tema Urban & Realitas Pekerja: Lirik mereka banyak menarasikan kehidupan masyarakat urban, rutinitas kantor, hingga problematika kedewasaan yang relevan bagi pendengar usia produktif.
- Sentuhan Nostalgia: Musik mereka sering disebut memiliki nuansa rock alternatif Indonesia akhir 90-an atau awal 2000-an, namun tetap terasa segar dan modern.
- Pesan Mendalam: Lagu-lagu mereka sering membawa pesan tentang kesehatan mental, seperti pentingnya mengambil jeda di era digital dan tetap bersyukur pada hal-hal nyata.
Diskografi Utama
- Memorandum (2022): Album debut yang meledakkan nama mereka di kancah musik independen. Mengangkat tema transisi hidup dan tanggung jawab orang dewasa.
- Lagu Unggulan: “Kalibata, 2012” (tentang kenangan kehilangan orang terdekat), “Pastikan Riuh Akhiri Malammu”, dan “Biang Lara”.
- Dalam Dinamika (2025): Album studio kedua yang disebut lebih blak-blakan, ekspresif, dan mencerminkan dinamika emosional yang lebih luas.
- Single Populer: “Tapi” dan “Pikiran Yang Matang”.
Perunggu berhasil membuktikan bahwa musik rock bisa tetap “seru” dan bermakna meskipun dibawakan oleh mereka yang memiliki kesibukan di dunia korporat.
Lirik
Dinding yang mulai berjamur
Setengah dua dan ku butuh tidur
Isi kepalaku tak lebih penuh
Dari trans jakarta kemarin subuh
Mulai hari ini saja
Berhenti menyaksikan polahmu
Tak apa jika semuanya terlewat
Tak pernah berdampak penting bagiku
Hei aku tak perlu kenal dirimu
Atau membaca tulisanmu
Ku harap semua tetap begitu
Banyak yang butuhkan perhatianku dan
Hei kau pernah sita semua waktuku
Dan tak kembalikan satu pun
Hidupmu biar kau yang tahu
Banyak yang butuhkan perhatianku
Hari ini tak lebih seru
Hari ini tak banyak terganggu
Hari ini oh biasa saja
Makin nyaman jauh dari drama
Hei aku tak perlu kenal dirimu
Atau membaca tulisanmu
Ku harap semua tetap begitu
Banyak yang butuhkan perhatianku dan
Hei kau pernah sita sеmua waktuku
Dan tak kembalikan satu pun
Hidupmu biar kau yang tahu
Banyak yang butuhkan perhatianku
Di laut yang tenang
Dan pikiran yang matang
Dan sеmua umpatan yang ku redam
Kan ku tuai semua yang ku tanam
Di laut yang tenang
Pikiran yang matang
Dan semua umpatan yang ku redam
Kan ku tuai semua yang ku tanam
Oh dan